Ken Watanabe Problem Solving 101

Ketika kita berusaha memahami teknik-teknik pemecahan masalah di buku-buku mengenai pemecahan masalah, kita seringkali dipusingkan dengan kerumitan teori pemecahan masalah dan penjelasannya, sehingga pada akhirnya kita menyerah dan membiarkan permasalahan tanpa adanya solusi.

Maka dari itu, kami dari Divisi PSDA HIMA TG “TERRA” ITB 2018/2019 merangkum sekaligus menyarankan untuk membaca buku .

Kita juga bisa memecahnya dengan tangan dominan: tangan kanan, tangan kiri, atau keduanya.

Pohon-pohon logika dapat dijabarkan seperti ini: Sangat sederhana, bukan?

Sebelum kita dapat menyelesaikan apapun, kita harus terlebih dahulu menyadari adanya suatu masalah.

Setelah kita menyadari adanya suatu masalah, mengidentifikasi akar masalah saja tidaklah cukup.Namun, terdapat beberapa tips untuk membuat pohon logika.Kita tidak perlu harus membuat pohon logika dari kiri ke kanan. Kemudian, langkah paling penting adalah tahap eksekusi.Penulisnya, Ken Watanabe, sebelumnya bekerja sebagai konsultan di perusahaan konsultan manajemen global, Mc Kinsey & Company.Menurut Ken Watanabe, pemecahan masalah merupakan keterampilan yang selama ini sering dianggap remeh, padahal keterampilan tersebut sangat diperlukan dalam meraih tujuan-tujuan kita. Melakukan eksekusi hingga masalahnya terpecahkan, dengan membuat perubahan bila diperlukan.Pohon logika merupakan semacam alat visual yang membantu ketika kita ingin mencoba mengidentifikasi semua akar masalah dari suatu masalah dan menghasilkan berbagai macam solusi.Kunci untuk membuat pohon logika adalah dengan memecah masalah ke dalam kategori tanpa meninggalkan apapun, dan mengelompokkan yang serupa/sejenis di bawah cabang yang sama.Watanabe trouwde in 2005 met de Japanse actrice Kaho Minami, die op haar beurt in meer dan dertig films speelde sinds haar debuut in 1986.Zij is zijn tweede echtgenote, nadat hij eerder getrouwd was met Yumiko Watanabe.Hij werd in 2004 genomineerd voor onder meer een Academy Award, een Golden Globe, een Saturn Award en een Golden Satellite Award voor zijn rol als Katsumoto in The Last Samurai.Meer dan vijf andere filmprijzen werden de met 1,85 meter relatief lange Japanner ook toegekend, waaronder een Japanse Academy Award en een Nikkan Sports Film Award (beide voor het filmdrama Ashita no kioku).

SHOW COMMENTS

Comments Ken Watanabe Problem Solving 101

The Latest from www.avenue-sm.ru ©